Minggu, 12 September 2010

taleus ateul ( talas gatal )

Kode : SW - 005, Keterangan : arti dari teks sunda; ulah ngaliarkeun taleus ateul



tatangkalan...

Kode : SW - 004, Keterangan : arti dari teks sunda; tatangkalan dileuweungteh kudu dipupusti

pakael-kael

Kode : SW -003, Keterangan: arti dari teks sunda; pakael-kael daun

melak hade

Kode: SW - 002

bubuy bulan

Kode : SW - 001

: sunda wesa :

Sunda Wesa mulai berdiri di Jawa Barat bagian timur tepatnya di Kadipaten – Majalengka, Indonesia. Sunda Wesa adalah sebuah merk dari produk kaos yang didirikan pada awal tahun 2010, arti dari Sunda Wesa sendiri adalah bahwa setiap dari tulisan yang ada pada produk kaosnya memakai teks Sunda kuno (ka-ga-nga_...)yaitu aksara daerah atau aksara tradisi. Aksara tradisi adalah aksara yang digunakan oleh para leluhurnya untuk membangun komunikasi tertulis atau tradisi tulisan, Sunda adalah salah satu suku atau ras yang berada dalam Negara Indonesia tepatnya di propinsi Jawa Barat yang mayoritas adalah suku sunda, sedangkan Wesa sendiri diambil dari bahasa sansakerta yang mempunyai arti pakaian. Jadi Sunda Wesa mempunyai konsep kesukuan yang mencoba untuk mengenalkan kembali nilai-nilai luhur budaya yang telah diwarisi dari pendahulu orang sunda, selain itu alasan lainnya adalah setiap tulisan yang berada pada kaos tersebut memakai pribahasa sunda yang berbahasa sunda atau kalimat bahasa sunda biasa, untuk itu pada produk kaos tersebut juga di pasangkan label merk yang menggantung, didalamnya berisi terjemahannya. Kenyataan bahwa tidak semua bangsa atau etnis di dunia ini memiliki aksara tradisi, ini menunjukan pentingnya aksara tradisi untuk dilestarikan sehingga bisa dikenalkan kembali dan digunakan. Aksara tradisi merupakan indicator yang kuat adanya nilai-nilai pokok yang dapat digali dan dikembangkan untuk meraih kejayaan etnis pemiliknya dan bangsa yang menjadi induk dari etnis tersebut.

Logo yang digunakan Sunda Wesa adalah tulisan Sunda Wesa yang di tulis oleh teks Sunda dan symbol gambar seperti angka tiga ini adalah sebuah tanda baca dari teks sunda kuno yang disebut “pamaeh” berfungsi menghilangkan bunyi vocal pada aksara dasar yang mendahuluinya. Kedua logo ini sebagai symbol kekuatan dan kesederhanaan atas sebuah identisa dari produk yang dikeluarkannya, dan masing-masing logo tersebut adalah untuk mewakili teks sunda kuno yang digunakannya sebagai konsep dari sebuah produk yang dikeluarkannya.